Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Rabu, 27 Juni 2012

CARA MUDAH DAN BENAR MENGUTIP BUKU, TULISAN DAN ARTIKEL DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH

Rabu, 27 Juni 2012
           Dalam dunia perkuliahan kutip-mengutip adalah hal yang penting. Mengutip bukan sembarang megutip tapi harus tau cara menguti dengan mudah dan benar, di bawah akan saya jelaskan.


         Cara mudah dan benar mengutip untuk menyimpulkan tulisan,artikel atau paragrap, kita hharus tau pengertian kutipan itu sendiri. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.
Mengutip ada tiga cara yaitu menutip kutipan langsung, mengutip kutipan tidak langsung dan mengutip kutipan yang telah di kutipdi suatu sumber.

1.      Cara Menutip Kutipan Langsung 

a.      Kutipan kurang dari 4 baris

Kutipan yang berisi kurang dari 4 baris di tulis di antara tanda kutip (“.....”) sebagai bagain yang terpadu dalam teks utama, diketik dengan sepasi ganda, dan nomor halaman sumber yang di kutip harus disebutkan. Nama pengarang dapat ditulis secara terpadu dalam teks atau menjadi satu dengan tahun dan nomor halaman di dalam kurung. ( untuk contoh klik tulisan berwarna biru ini)

a.      Kutipan 4 baris atau lebih  

Kutipan yang berisi empat baris atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang mendahului, dimulai setelah ketukan ke-7 dari garis tepi sebelah kiri, dan diketik dengan sepasi tunggal. ( untuk contoh klik tulisan berwarnabiru ini)

    2. Cara mengutip kutipan tidak langsung

Kutipan yang disebut secara tidak langsung atau dikemukakan dengan bahasa penulis sendiri ditulis tanpa tanda kutip, ditulis dengan sepasi ganda, dan terpadu dalam teks. Nama pengarang bahan kutipan dapat dapat disebut terpadu dalam teks, atau disebut dalam tanda kurung beserta tahun terbit. No halaman tidak harus disebutkan. ( untuk contoh klik tulisan berwarna biru ini)


     3. Cara mengutip kutipan yang telah dikutip di suatu sumber

          Kutipan yang diambil dari naskah yang merupakan kutipan dari suatu sumber lain, baik secara langsung maupun tidak langsung, di kutip dengan menyebutkan nama penulis asli dan nama pengutip pertamaserta tahun dikutipnya.cara mengutip seperti ini hanya dibolehkan jika benar-benar sumber asli tidak di dapatkan,dan harus dianggap sebagai keadaan darurat. ( untuk contoh klik tulisan berwarna biru ini)

11 komentar:

arifin mengatakan...

makasih gan infonya....
ane lgi btuh banget ni buat nyusun proposal ane???

arifin mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
kobarkan ekspresimu mengatakan...

oke... di copas aja .... berbagi untuk bersama ... ane jga belum paham, yuk belajar bersama.
makasih dah maen,

Anonim mengatakan...

thanks sangat membantu

Unknown mengatakan...

sippp

Nadya mengatakan...

Makasih yaaa!!! sangat membantu:)

Unknown mengatakan...

Makasih gan... semoga bermanfaat

Marsudijono mengatakan...

Artikel yang sangat terutama bagi penulis pemula...terima kasih

Vitus Polikarpus Surung Manullang mengatakan...

Jadi teringat ketika masih menulis skripsi, dan memang cara mengutip ini tetap dipertahankan dalam penulisan artikel di social media saat ini. Namun dalam kenyataannya, sangat jarang digunakan dalam artikel di social media.
Sehingga aturan pengutipan ini seolah terkesan hanya berlaku di kalangan kampus dan penulis karya ilmiah saja.

Irul Amin mengatakan...

terima kasih untuk ilmunya. ini sangat berguna bagi penulis blog pemula seperti saya

kata nur mengatakan...

waah hatur nuhun a ..helpful to me

Posting Komentar

 

like this

 

Blogger Gadgets